Breaking News
Categories
  • Budaya
  • Filsafat
  • Kesehatan
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Photo
  • Profil
  • Religi
  • Sastra
  • Tips
  • Laut Amarah di Tanah Pati

    Agu 15 202587 Dilihat

     

    Puisi: Hendrikus Makin

    Di tanah Pati, padi menguning menanti panen,
    tapi tangan penguasa memetik bukan dengan sayangβ€”
    ia memetik dengan serakah.

    Angka pajak melompat setinggi kesombongan,
    dua ratus lima puluh persen
    menusuk dada rakyat
    yang sudah lama menahan lapar.

    Di pasar, wajah-wajah kuli angkut mengeras,
    ibu-ibu kehilangan senyum di balik kerudung lusuh,
    dan di sawah, para petani menggenggam cangkul
    bukan lagi untuk membajak,
    tapi untuk memukul rasa takut.

    Kami turun ke jalan,
    membawa suara yang tak bisa lagi dibungkam.
    Kami teriak,
    bukan sekadar marahβ€”
    ini adalah jerit perut,
    jerit hati yang diperas sampai kering.

    Bupati yang pongah,
    di kursimu yang tinggi kau lupa
    bahwa kekuasaan tanpa welas asih
    hanyalah singgasana rapuh
    yang runtuh oleh gelombang rakyat.

    Dan hari ini,
    Pati bukan lagi tanah yang diam.
    Ia adalah lautan amarah
    yang siap menelan kesombongan
    dan menurunkan takhta yang menindas.

    Share to

    Related News

    (Puisi: Yasrini)

    Tangis yang Menjadi Rumah (Puisi: Yasrin...

    by Mei 27 2025

    Aku pernah menjadi tamu yang diusir Bukan karena salah Melainkan karena dengki yang ingin berkuasa &...

    CINTA TERLARANG (Puisi Falerie Renata)

    by Mei 05 2025

      Di bawah langit diterangi sinar bulan,di bawah selimut bintang, aku berbaring denganmu di tan...

    ASU SEPANJANG JALAN (Puisi: Ardhi Ridwan...

    by Mei 03 2025

    Semilir angin gagu Hanya gigil memandu Tanpa sapa senyum rindu Di jalan yang terbasuh Hujan menderu-...

    𝗦𝗨π—₯𝗔𝗧 π—–π—œπ—‘π—§π—...

    by Mei 02 2025

    (Refleksi HARDIKNAS 2 Mei 2025) Oleh: Hans Johanes πΎπ‘’π‘‘π‘’π‘™π‘–π‘ π‘˜π‘Žπ‘› 𝑆𝑒...

    Puisi: Oleh Wilhelmina C. Waso*

    Indahnya Alamku

    by Agu 06 2024

    Mataku terbuka Dengan alam manja menyapaku Tumbuhan memberikan kenyamanan Jiwaku berseri dan bersina...

    Gereja St. Familia Maghilewa
    Puisi: Agus Thuru // Foto: Gereja Familia Maghilewa

    ASAP DUPA DI GEREJA TUA

    by Jul 09 2024

    Aku terkenang Gereja tua di tanah leluhur Asap dupa malam Natal Meliuk menembus batas bumi dan langi...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Tingkatkan kesiapsiagaan, Staf Logistik FHQSU m...


    ZonaInspirasi.Com, Naqouraβ€” Staf Logistik dari Force Headquarters Support Unit (FHQSU) melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemeliharaan shelt...

    05 Mei 2025

    Pushing Boundaries: Gadgets That Redefined What...


    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with ...

    07 Feb 2024
    Tanaman Pisang yang mengalami Layu Fusarium

    Cara Membersihkan Lahan yang Terkena Layu Fusar...


    ZonaInspirasi.Com – Saat ini banyak tanamaan pisang yang diserang penyakit. Dampak dari serangan hama tersebut menyebabkan banyak tanaman ...

    08 Mei 2024

    Indahnya Alamku


    Mataku terbuka Dengan alam manja menyapaku Tumbuhan memberikan kenyamanan Jiwaku berseri dan bersinar   Di laut aku melihat ikan Di seberan...

    06 Agu 2024

    YANG TERTINGGAL


    Remang malam bulan gamang Angin menderu dera berseru Bayang-bayang yang lalu Bersimpuh pada kaki nan kaku. Dia bersandar di kepala ranjang Dan m...

    14 Mei 2024
    back to top