Breaking News
Categories
  • Budaya
  • Filsafat
  • Kesehatan
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Photo
  • Profil
  • Religi
  • Sastra
  • Tips
  • Laut Amarah di Tanah Pati

    Agu 15 202574 Dilihat

     

    Puisi: Hendrikus Makin

    Di tanah Pati, padi menguning menanti panen,
    tapi tangan penguasa memetik bukan dengan sayangβ€”
    ia memetik dengan serakah.

    Angka pajak melompat setinggi kesombongan,
    dua ratus lima puluh persen
    menusuk dada rakyat
    yang sudah lama menahan lapar.

    Di pasar, wajah-wajah kuli angkut mengeras,
    ibu-ibu kehilangan senyum di balik kerudung lusuh,
    dan di sawah, para petani menggenggam cangkul
    bukan lagi untuk membajak,
    tapi untuk memukul rasa takut.

    Kami turun ke jalan,
    membawa suara yang tak bisa lagi dibungkam.
    Kami teriak,
    bukan sekadar marahβ€”
    ini adalah jerit perut,
    jerit hati yang diperas sampai kering.

    Bupati yang pongah,
    di kursimu yang tinggi kau lupa
    bahwa kekuasaan tanpa welas asih
    hanyalah singgasana rapuh
    yang runtuh oleh gelombang rakyat.

    Dan hari ini,
    Pati bukan lagi tanah yang diam.
    Ia adalah lautan amarah
    yang siap menelan kesombongan
    dan menurunkan takhta yang menindas.

    Share to

    Related News

    (Puisi: Yasrini)

    Tangis yang Menjadi Rumah (Puisi: Yasrin...

    by Mei 27 2025

    Aku pernah menjadi tamu yang diusir Bukan karena salah Melainkan karena dengki yang ingin berkuasa &...

    CINTA TERLARANG (Puisi Falerie Renata)

    by Mei 05 2025

      Di bawah langit diterangi sinar bulan,di bawah selimut bintang, aku berbaring denganmu di tan...

    ASU SEPANJANG JALAN (Puisi: Ardhi Ridwan...

    by Mei 03 2025

    Semilir angin gagu Hanya gigil memandu Tanpa sapa senyum rindu Di jalan yang terbasuh Hujan menderu-...

    𝗦𝗨π—₯𝗔𝗧 π—–π—œπ—‘π—§π—...

    by Mei 02 2025

    (Refleksi HARDIKNAS 2 Mei 2025) Oleh: Hans Johanes πΎπ‘’π‘‘π‘’π‘™π‘–π‘ π‘˜π‘Žπ‘› 𝑆𝑒...

    Puisi: Oleh Wilhelmina C. Waso*

    Indahnya Alamku

    by Agu 06 2024

    Mataku terbuka Dengan alam manja menyapaku Tumbuhan memberikan kenyamanan Jiwaku berseri dan bersina...

    Gereja St. Familia Maghilewa
    Puisi: Agus Thuru // Foto: Gereja Familia Maghilewa

    ASAP DUPA DI GEREJA TUA

    by Jul 09 2024

    Aku terkenang Gereja tua di tanah leluhur Asap dupa malam Natal Meliuk menembus batas bumi dan langi...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Para guru dan Kepala Sekolah sedang menandatangani berita acara

    Sambut Hari Pendidikan Nasional 2025, SMAN 1 Ga...


      SMA Negeri 1 Galis Pamekasan kukuhkan SATGAS Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Hari Pendidikan Nasional (Rabu, 30 April 2...

    02 Mei 2025

    Indahnya Alamku


    Mataku terbuka Dengan alam manja menyapaku Tumbuhan memberikan kenyamanan Jiwaku berseri dan bersinar   Di laut aku melihat ikan Di seberan...

    06 Agu 2024

    The Role of Big Data in Shaping the Businesses ...


    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with ...

    07 Feb 2024

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Batte...


    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started trul...

    07 Feb 2024

    Wakasad Terima Laporan Kenaikan Pangkat 46 Pati...


    ZonaInspirasi.Com, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi Revita menerima laporan korps kenaikan pang...

    16 Mei 2024
    back to top