Proses Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting

Proses Pembuatan genting – Taukah anda dalam Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting Disebut Proses Apa? banyak pertanyaan yang dicari didalam internet semisal penambahan lapisan kaca pada permukaan genteng disebut Apa? Jawabanya Proses Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting disebut pengglasuran

Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting disebut Proses

Proses Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting
Proses Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting

Proses apa dalam menambahkan kaca di permukaan genting? Namanya Proses Glasur. Setelah anda tau jawaban Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting Disebut Proses Glasur, maka kita coba awali pembuatan genting sebagai karya seni di indonesia yang maikn banyak digemari para pecinta seni.

Nah untuk itu admin zonainspirasi.com akan mengupas tuntas tentang cara pembuatan genting yang baik dengan cara yang bisa kami bagikan dibawah ini, lengkap dengan Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting.

Cara Membuat Genteng Dari Tanah Liat, Tahap Awal Sampai Pembakaran

Untuk menghasilkan genteng tanah liat yang baik, diperlukan proses pembuatan genteng melalui berbagai tahap, demi menjaga mutu dan kwalitas genteng yang baik agar tidak mengecewakan pelanggan.Pembuatannya dimulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan tanah liat, pencetakan/pembuatan genteng, pengeringan genteng, penghalusan dan perapian (kesik), selanjutnya pembakaran dan pemilihan/penyortiran genteng serta pengglasuran dan pembakaran tahap II untuk genting glasur serta finishing yang selanjutnya siap untuk di kemas dan dikirim

Cara Pembuatan Genteng Tanah Liat

Awal proses pembuatan genteng diawali dengan pengolahan bahan baku atau bahan mentah berupa tanah liat yang mengandung unsur kaolin yang diambil dari tanah liat sekitar rumah,ladang,dan pegunungan di sekitar area industri genteng

TAHAPAN AWAL, Proses pembuatan genteng diawali dengan pengolahan bahan mentah berupa tanahPengambilan tanah sebagai bahan baku genteng harus berasaskan kelestarian lingkunganBagian lapisan paling atas dari tanah yaitu bunga tanah tidak digunakan sebagai bahan pembuat genteng, hal ini dikarenakan kandungan humus dan unsur hara yang sangat baik untuk tanaman.Pengambilan tanah dilakukan dengan cara menyingkirkan lapisan bunga tanah, dan tanah yang diambil adalah tanah dibagian bawah bunga tanah yaitu kurang lebih kedalaman 25 cm dari permukaan tanah.Pengambilan pun dijaga supaya tidak lebih dari kedalaman satu meter sebagai upaya terhadap pelestarian lingkungan.Proses selanjutnya adalah pembersihan tanah dari material-material pengotor seperti batu, plastik, sampah dll.Setelah cukup bersih tanah kemudian diaduk dengan menambahkan air.
Tanah Liat

PENGOLAHAN TANAH LIAT, Setelah didapatkan tanah liat, proses selanjutnya adalah penggilingan.Tujuan dari proses ini adalah untuk memperoleh tanah liat yang homogen dengan partikel-partikel yang lebih halus dan merata.Proses penggilingan dilakukan dengan cara memasukkan tanah liat ke dalam mesin penggiling tanah atau lebih dikenal dengan nama molen,pada proses ini juga ditambahkan sedikit pasir laut.Tujuan penambahan pasir laut adalah supaya tanah tidak terlalu lembek sehingga mempermudah proses penggilingan.Penggilingan berlangsung dalam waktu yang singkat dengan output berupa tanah liat yang telah tercetak kotak-kotak sesuai dengan ukuran genteng yang akan dibuat. Kotak-kotak tanah liat ini biasa dinamakan keweh.Keweh inilah yang pada nantinya merupakan bahan baku sebagai pembuatan genteng. 
Pengolahan Tanah Liat

PENCETAKAN GENTENG, Proses selanjutnya adalah pencetakan genteng.Pencetakan genteng dilakukan dengan cara memasukkan keweh ke dalam mesin cetak berupa mesin press ulir. Sebelum dimasukkan, pipihkan dulu kuweh dengan cara dipukul-pukul dengan kayu atau biasa dikenal dengan gebleg. Tujuan dari gebleg adalah mendapatkan keweh yang padat dan juga sesuai dengan ukuran mesin press. 

Pencetakan Genteng Output dari mesin press ini berupa genteng basah dengan bentuk yang masih belum rapi.Proses selanjutnya adalah perapihan dimana bagian tepi genteng diratakan dan dibersihkan dari sisa-sisa tanah liat yang masih menempel akibat proses pengepressan. 
Pencetakan

PENGERINGAN, Ada beberapa tahap yang harus dilalui dalam proses pengeringan genteng.Yang pertama adalah proses pengeringan dengan cara diangin-anginkan. Dimana genteng hasil pengepressan diletakan di dalam rak dalam waktu 2 hari.

Proses pengeringan selanjutnya adalah pengeringan dengan menggunakan sinar matahari. Pengeringan ini dilakukan dengan cara menjemur genteng secara langsung di bawah terik matahari selama kurang lebih 6 jam. 

PROSES PENGERINGAN , Pengeringan genteng selanjutnya berlangsung di dalam tungku. Pengeringan dalam tungku berlangsung selama 2 hari atau 48 jam. Pengeringan dilakukan dengan cara memasukkan genteng ke dalam tungku kemudian dipanaskan dengan menggunakan bahan bakar berupa kayu. Pengeringan ini merupakan pengeringan tahap akhir. Pengeringan ini juga sebagai pra pembakaran. 
Pembakaran I

Proses selanjutnya adalah pembakaran. Pembakaran berlangsung selama 12 jam dimana suhu ditingkatkan sampai dengan kurang lebih 800 derajat celcius kemudian ditahan pada suhu tersebut.

PENGGLASURAN Output dari tungku adalah genteng yang siap pakai, setelah disortir terlebih dahulu tentunya. Untuk genteng ini biasa dinamakan genteng natural, tergantung dari jenisnya. Pada proses kali ini adalah proses untuk pembuatan genteng morando, so dinamakan genteng morando natural.Untuk proses selanjutnya adalah pengglasuran. Glassur berasal dari kata glass yang berarti kaca secara harfiah dapat juga dikatakan proses pengglasuran adalah penambahan lapisan kaca pada permukaan genteng, relatif sama dengan proses coat

Demikianlah pembahasan mengenai proses Penambahan Lapisan Kaca Pada Permukaan Genting, semoga membantu

Tinggalkan komentar